Profil Desa


Pada sekitar tahun 1889 seorang juragan perahu asal Banten yang bernama Dulsiman bersama anak buahnya membuat hutan di daerah Munjuk (nama munjuk berarti naik keatas) mencari rotan untuk dibawa ke pulau jawa dengan mengunakan perahu layar. Pekerjaan ini terus menerus dilakukan dan bahkan mereka sudah mulai membuat gubuk-gubuk tempat singgah dan beristirahat.

Sedangkan di Tepian pantai kuala pada masa itu berdatanga pedagang dari daerah lain seperti Palembang, Banten, Bugis, dan Lampung, yaitu pedagang Lampung Terbanggi Besar. Bahkan diantara mereka ada yang mendirikan gubuk untuk menampung barang dagangan mereka dan pada masa itu system jual beli masih menganut system Barter yaitu system jual beli Tukar Manukar Barang Dagangan.

Perahu-perahu layar mereka tidak dapat masuk aliran sungai kuala yang pada masa itu bernama sungai Mahampari, di namakan sungai Mahampari dikarenakan sepanjang aliran sungai itu banyak terhampar ikan Pari.

Adapun waktu itu kampung yang sudah ada adalah kampung Maringgai, yang penduduknya sudah bermukim dan menetap di kampung itu. Karena seringnya bertemu para pedagang dari perbagai daerah tersebut yang bersama-sama berlabuh di suatu tempat, maka mereka sepakat untuk memberi nama tempat tersebut Kampung Labuhan Maringgai.

Sampai kini Desa Labuhan Maringgai penduduknya terdiri berbagai suku yang sebagaian besar adalah keturunan dari para pedagang pendatang yang dulunya berdagang dengan mengunakan perahu layar dan selanjutnya berdatangan warga tranmigarasi dari pulau jawa dan membuka lahan pertanian, perkebunan dan persawahan.

 

Demikian Sejarah singkat terbentuknya Desa Labuhan Maringgai Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur.

 

Dengan Jumlah Penduduk Desa Labuhan Maringgai sampai bulan Desember 2017:

Jumlah penduduk                                            : 10.360 Jiwa

Terdiri dari penduduk Laki-laki                      : 5.228 Jiwa

Penduduk Perempuan                                     : 5.132 Jiwa

Jumlah Kepala Keluarga                                 : 3.155 KK

 

 

 

yang terdiri dari Suku Lampung, Palembang, Banten, Sunda, Jawa, Padang, Bugis, Desa Labuhan Maringgai mempunyai luas wilayah 3.040 Ha, yang terdiri: Tanah lahan Pemukiman , Tanah lahan pertanian ,Tanah Lahan Pertambakan dan Tanah fasilitas umum.

Adapun Batas – batas Desa Sebagai berikut :

 

  • Sebelah Utara berbatasan dengan : Desa Sriminosari
  • Sebelah Timur berbatasa dengan : Desa Muara Gading Mas
  • Sebelah Barat berbatasan degan : Desa Tulung Pasik
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan : Desa Maringgai

 

Penduduk 10.564 Jiwa L/P dengan KK 3.160 KK, yang terdiri dari berbagai suku Lampung, Palembang, Banten, Sunda, Padang, Bugis.

Mata Pencaharian: Tani sawah, Buruh, Nelayan, dan Dagang.

Tingkat Pendidikan Umum dan agama: Paud, TK, SDN, MI, MTS, SMP, dan Pondok Pesantren.

Selain tingkat perkembangan, Desa Labuhan Maringgai mempunyai CIRI KHAS BUDAYA ADAT ISTIADAT.


LABUHAN MARINGGAI